VIDEO

Seruput Kopi Kekinian

Selasa 07 Juli 2020 / 15:04

Jakarta: Sejarah kopi sangat panjang. Tercatat sudah ada sejak abad ke-9. Pertama kali kopi hanya ada di Ethiopia, di mana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi.

Dalam perkembangannya bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan ditanam secara massal.

Diambil dari Sasamecoffee, Trish Rothgeb dalam Wrecking Ball Coffee Roasters tahun 2002 mendefinisikan ada tiga pergerakan dalam dunia kopi. Ia menyebutnya dengan istilah gelombang atau waves.

1. First Wave Coffee

Berawal pada 1800-an di mana kopi disiapkan untuk harga yang terjangkau dan mudah disajikan. Era ini memusatkan pada inovasi kemasan dan kepraktisan penyajian, yaitu kopi instan.

2. Second Wave Coffee

Para peminum kopi menginginkan kopi yang nikmat serta pengetahuan tentang apa yang mereka minum itu. Gelombang ini merupakan kritik terhadap kopi instan dari gelombang pertama.

3. Third Wave Coffee

Muncul pada awal 2000-an. Fase ini muncul istilah origin, di mana digunakan sebagai identitas daerah atau kebun tempat jenis kopi tersebut tumbuh. Kopi-kopi lebih dikenali secara spesifik karena satu varietas kopi bisa melahirkan varietas dan cita rasa yang berbeda.

Kopi susu kekinian

Mungkin kamu termasuk salah satunya, yaitu penikmat kopi kekinian. Sebut saja kopi campur susu yang disajikan dengan biskuit, koko crunch, atau susu salted caramel.

Dengan kemasan gelas plastik yang di-seal atau langsung disajikan dalam gelas besar, kamu bisa mencoba aneka varian. Salah satunya yang dihadirkan oleh Kopinang.

Hi Kopinang Brown Sugar yang segar berisi kopi, susu, brown sugar dan biskuit peanut butter yang bikin dahaga kamu hilang. Atau Es Kopi Pandangin Kamu yang bisa membuat segar dengan campuran pandan yang khas. Jadi, sudah memutuskan pilih kopi susu kekinian yang mana?

Video by: Sandra Odilifia & Kautsar Halim

Edited by: Sandra Odilifia

 


(afd)

MOST SEARCH