FAMILY

9 Cara Mencegah Ruam pada Kulit Bayi Baru Lahir

Sunnaholomi Halakrispen
Kamis 10 September 2020 / 14:45

Jakarta: Bayi baru lahir memiliki kulit sensitif, sehingga paling sering mengalami ruam yang disebabkan karena popok basah atau kotor. Ruam juga bisa berkembang saat kulit bayi tidak dikeringkan dengan benar setelah mandi. 

Terkadang, infeksi bakteri atau jamur akan menyebabkan ruam popok. Bayi yang mengonsumsi antibiotik pun sangat rentan terhadap ruam popok akibat infeksi jamur karena obat tersebut memungkinkan pertumbuhan jamur.

Di sisi lain, sebagian besar bentuk ruam popok tidak memerlukan perawatan medis. Berikut cara untuk mengobati ruam popok dan mencegah masalah kulit bayi, dikutip dari WebMD.

1. Periksa popok sesering mungkin. Segera ganti popok saat basah atau kotor.

2. Cuci area popok dengan pembersih ringan bebas pewangi atau air biasa. Jika ruamnya parah, gunakan botol semprot untuk membersihkan tanpa menggosok.

3. Gunakan kain bersih lembut, bukan tisu bayi. Parfum atau alkohol dalam tisu dapat semakin mengiritasi dan mengeringkan kulit bayi.

embed

(Kurangi penggunaan sabun dan pertahankan waktu mandi yang singkat. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

4. Tepuk-tepuk kulit bayi hingga kering. Jangan digosok. Biarkan area popok mengering sepenuhnya sebelum memasang popok baru.

5. Oleskan petroleum jelly atau salep pelindung seperti Desitin, A&D, atau Boudreaux's.

6. Hindari penggunaan bedak bayi.

7. Temui dokter anak jika ruam tidak hilang dalam dua hingga tiga hari. Bila, ruam disebabkan oleh eksim, infeksi bakteri atau jamur, atau kondisi lainnya, kamu mungkin memerlukan perawatan resep.

8. Kurangi penggunaan sabun dan pertahankan waktu mandi yang singkat. Batasi penggunaan produk perawatan kulit yang beraroma. 

9. Jika kulitnya kering, gunakan salep atau lotion saja pada area kulit kering. Pastikan bayi hanya memakai pakaian yang lembut dan sebaiknya yang berbahan katun.


(yyy)

MOST SEARCH