FAMILY

Khasiat Buah Plum untuk Mengatasi Konstipasi pada Bayi

Raka Lestari
Jumat 11 September 2020 / 18:33

Jakarta: Siapa saja bisa mengalami konstipasi, termasuk bayi. Jangankan orang dewasa, konstipasi tentu membuat bayi merasa tidak nyaman. Bahkan, tidak semua obat untuk orang dewasa bisa diberikan untuk mengatasi konstipasi pada bayi. 

Melansir Roomper, untuk mengatasi konstipasi pada bayi kamu bisa memberinya jus buah plum sebagai alternatif. 

“Jus plum adalah cara yang bagus untuk mengatasi konstipasi pada bayi karena dapat membantu menarik cairan ke dalam usus, sehingga memudahkan buang air besar,” kata dokter anak Florencia Segura M.D., FAAP.

Jumlah jus plum yang bisa diberikan pada anak tergantung dari usia mereka. “Untuk bayi yang berusia lebih dari 4 bulan bisa diberikan sekitar 50 – 100 gram jus buah plum per harinya,” kata Dr. João Pedro Locatelli Cezar, ahli hematologi-onkologis pediatrik.

Akan tetapi, hal tersebut sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak sebelumnya ya. 

embed

(Jumlah jus plum yang bisa diberikan pada anak tergantung dari usia mereka. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Dan, jika kamu tidak memiliki jus plum, maka jenis jus lain juga bisa memiliki manfaat yang sama. Dr. Cezar merekomendasikan untuk memberikan jus apel atau pir karena pada beberapa anak jus plum bisa menyebabkan mereka sakit perut, dan sebaiknya diberikan dalam dosis yang sedikit.

“Saya tidak merekomendasikan jika bayi diberikan lebih dari 50 gram jus plum ini karena bayi yang masih kecil masih bergantung pada susu formula atau ASI untuk nutrisinya. Dan jus apel, pir atau plum bukanlah nutrisi yang lengkap,” kata ahli gastroenterologi Dr. Steven Ciciora.

Menurut Dr Segura, kamu bisa memberikan jus buah plum pada bayi atau balita sekitar satu atau dua minggu. “Berdasarkan pengalaman klinis, bayi atau balita akan memberikan respons dalam waktu beberapa hari setelah adanya intervensi ini,” katanya. 

“Jika bayi masih mengalami konstipasi, cobalah untuk mengecek kondisi bayi Anda langsung ke dokter anak,” tutup Dr. Segura.


(yyy)

RELATED ARTICLE

MOST SEARCH