FITNESS & HEALTH

Dari Redakan Mual hingga Atasi Nyeri, Ini Manfaat Jahe untuk Kesehatan

Kumara Anggita
Selasa 08 September 2020 / 19:04

Jakarta: Jahe adalah salah satu bahan yang sudah digunakan untuk makanan dan pengobatan sejak zaman dahulu. Ini karena jahe memiliki antioksidan dan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Selain itu, ada beberapa manfaat ajaib jahe lainnya yang perlu kamu ketahui, seperti: 

Mengurangi gas dan meningkatkan kesehatan pencernaan

Dikutip dari Medical News Today, beberapa penelitian telah menyelidiki efek jahe pada gas yang terbentuk di saluran usus selama proses pencernaan. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa enzim dalam jahe dapat membantu tubuh memecah dan mengeluarkan gas, sehingga dapat meredakan ketidaknyamanan.

Jahe juga tampaknya memiliki efek menguntungkan pada enzim tripsin dan lipase pankreas yang penting untuk pencernaan. Selain itu, jahe dapat membantu meningkatkan pergerakan melalui saluran pencernaan. Ini menunjukkan bahwa jahe dapat meredakan atau mencegah sembelit.

Meredakan mual

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meringankan mual di pagi hari dan meredakan mual setelah pengobatan kanker. Satu studi kecil dari tahun 2010 meneliti efek suplemen bubuk akar jahe pada 60 anak dan dewasa muda yang menjalani kemoterapi. Analisis menunjukkan bahwa suplemen menyebabkan mual berkurang pada sebagian besar orang yang memakainya.
 
Penulis review studi 2011 sampai pada kesimpulan yang sama. Mereka melaporkan bahwa mengambil dosis harian 1.500 miligram (mg) ekstrak jahe membantu meringankan gejala mual. Mereka juga menyerukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk memahami sepenuhnya efek jahe pada mual dan masalah pencernaan lainnya.

embed

(Enzim dalam jahe dapat membantu tubuh memecah dan mengeluarkan gas, sehingga dapat meredakan ketidaknyamanan. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Meredakan pilek atau flu

Pada 2013, para peneliti mempelajari efek jahe segar dan kering pada satu virus pernapasan di sel manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jahe segar dapat membantu melindungi sistem pernapasan, sedangkan jahe kering tidak memiliki pengaruh yang sama.

Di tahun yang sama, sebuah penelitian kecil dilakukan untuk menyelidiki popularitas jamu sebagai pengobatan flu. Setelah, melakukan polling yang dilakukan oleh 300 pelanggan apotek di dua lokasi berbeda, para peneliti menemukan 69 persen dari mereka yang disurvei menggunakan jamu menganggap bahwa pengobatan ini adalah pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan.

Meredakan nyeri

Para peneliti di balik sebuah penelitian kecil, yang melibatkan 74 sukarelawan, menemukan bahwa dosis harian 2 gram jahe mentah atau yang dipanaskan mengurangi nyeri otot akibat olahraga sekitar 25 persen. 

Sementara itu, tinjauan studi tahun 2016 juga menyimpulkan bahwa jahe dapat membantu mengurangi dismenore. Ini adalah nyeri yang dirasakan perempuan sebelum atau selama menstruasi.

Mengurangi peradangan 

Satu kelompok peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsi jahe "cukup manjur dan cukup aman" untuk mengobati peradangan yang disebabkan oleh osteoartritis.

Namun, mereka mencatat bahwa studi ini masih kecil dan mungkin tidak mewakili populasi umum. Sementara itu, tinjauan tahun 2017 terhadap 16 uji klinis menentukan bahwa sifat fitokimia dalam jahe dapat memerangi peradangan.


(yyy)

MOST SEARCH