FAMILY

Mengapa Tumbuh Rambut di Perut saat Hamil?

Kumara Anggita
Jumat 04 September 2020 / 08:26

Jakarta: Saat perempuan hamil, akan ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Salah satu perubahan yang mungkin buat syok adalah ketika ada rambut panjang yang tiba-tiba muncul di beberapa daerah seperti perut, punggung, atau tempat lainnya.

Menurut dr. Vita Siphra Sirait, SpDV ini adalah situasi yang normal terjadi karena saat hamil, hormon perempuan mengalami perubahan. Pada kehamilan terjadi berbagai perubahan pada sistem kekebalan tubuh, hormonal, metabolisme dan pembuluh darah yang dapat membuat kulit dan struktur atau jaringan di sekitarnya mengalami perubahan atau kelainan. 

Normalnya sebelum kita hamil, daerah wajah, perut, dan punggung ada rambut. Jadi, seluruh tubuh kita sebagian besar ada rambut kecuali telapak tangan dan telapak kaki. 

"Namun, rambutnya ini halus tidak jelas terlihat oleh mata dan diraba baru terasa. Yang memengaruhi pertumbuhan rambut ini adalah hormon. Yang membedakan perempuan hamil dengan tidak hamil rambutnya lebih tebal atau banyak karena ada peningkatan hormon,” ujarnya dalam Virtual Media Briefing dengan tema Perawatan dan Kehamilan yang Aman dan Nyaman di Era New Normal oleh Bamed.

embed

(Yang membedakan perempuan hamil dengan tidak hamil rambutnya lebih tebal atau banyak karena ada peningkatan hormon. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Ia menjelaskan bahwa ada peningkatan hormon estrogen ketika perempuan sedang hamil. Hormon yang meningkat dalam kehamilan ini ditingkatkan untuk menjaga janin. Tapi, dia juga bekerja di beberapa hal bagian tubuh kita salah satunya di folikel rambut.

"Pada saat estrogen meningkat, rambut dipertahankan di fase anagen jadi rambut tumbuhnya lebih tebal, lebih jelas, dan tegas,” jelasnya. 

Menurutnya para ibu hamil tak usah khawatir dengan keadaan ini. Bila rambut ini jadi lebih panjang di bagian muka, maka bisa dimanipulasi dengan make up. Namun, bila rambut itu muncul di daerah lain, ia menganjurkan agar ibu membiarkannya saja," anjur dr. Vita. 

Lantas, apakah bisa hilang?

dr. Vita mengatakan tumbuhnya rambut selama masa kehamilan adalah hal yang normal. Oleh sebab itu, para ibu juga tak perlu khawatir karena rambut-rambut tersebut juga akan hilang setelah melahirkan.

"Nanti setelah hamil, ketika estrogen menurun, akan kembali ke normal. Fase anagen yang dipertahankan di fase rambut ini akan berlanjut ke fase (istirahat) katagen  kemudian fase telogen yang kemudian mengakibatkan banyak rambut rontok setelah hamil. Termasuk rambut yang terlihat jelas di pipi atau di perut,” ungkapnya.

Bila rambut ini membuat tidak percaya diri. Ia menganjurkan agar para ibu membiarkan saja. Bila rambut yang memanjang lokasinya di muka, ibu bisa memanipulasinya dengan make up.

embed

(Bila rambut ini jadi lebih panjang di bagian muka, maka bisa dimanipulasi dengan make up. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Selain itu, dr Vita juga menyarankan agar rambut-rambut tersebut tidak dicukur. Alasannya karena cukur bisa membuat luka yang pada akhirnya bisa membuat kondisi kulit jadi buruk.

“Ini (mencukur) memberikan perlukaan. Perlukaan yang berulang-ulang akan memberikan efek yang buruk. Jadi saran saya, bila tidak menganggu tidak usah dicukur dan lebih baik dimanipulasi (rambut di wajah). Kalau di perut tidak usah dimanipulasi apa pun tutupnya. 


(yyy)

MOST SEARCH