TIPS & TRIK

Tips Menghemat Biaya Listrik Setelah Renovasi Rumah

Gervin Nathaniel Purba
Kamis 16 Juli 2020 / 10:54

Jakarta: Renovasi rumah dapat mengubah rumah tampak lebih modern dan meningkatkan nilai jual. Namun, karena renovasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas, maka ada kemungkinan biaya listrik juga ikut bertambah.

Ya, bisa jadi setelah renovasi, alat perangkat elektronik yang digunakan pun juga bertambah. Rumah yang semakin besar maka produk yang digunakan tentu bertambah.

Nah, ada sejumlah cara untuk menghemat biaya listrik sekaligus menggunakan perangkat yang ramah lingkungan, seperti:

1. Tinggalkan AC

Jika sedang renovasi seluruh ruangan, ada baiknya tambahkan kipas langit-langit. Menggunakan kipas langit-langit dinilai lebih hemat biaya listrik dibandingkan dengan AC.

Kipas langit-langit juga membantu rumah tetap adem selama siang hari. Selain itu, gunakan juga gorden, tirai, atau kaca film surya untuk mengurangi jumlah sinar matahari masuk ke rumah.

embed

(Menggunakan kipas langit-langit dinilai lebih hemat biaya listrik dibandingkan dengan AC. Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)

2. Energi terbarukan di rumah sendiri

Untuk rumah tangga yang tinggal di landed house, memasang sistem energi bertenaga surya dapat memberikan penghematan jangka panjang yang luar biasa.

Rumah terbuka dengan artian cahaya matahari dapat mudah masuk, sehingga meminimalkan penggunaan lampu pada siang hari.

embed

(Rumah terbuka dengan cahaya matahari dapat mudah masuk, meminimalkan penggunaan lampu pada siang hari. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

3. Gunakan lampu hemat energi

Lampu LED adalah alternatif yang sangat hemat biaya untuk bola lampu yang kurang efisien.

embed

(Lampu LED dinilai lebih hemat daripada bola lampu biasa. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)


(yyy)

MOST SEARCH