FITNESS & HEALTH

Kiat Agar Tetap Aman Naik Kereta di Masa Pandemi

Raka Lestari
Kamis 30 Juli 2020 / 18:50

Jakarta: Pada masa pandemi, menemukan cara untuk bepergian dengan aman merupakan hal yang sangat diperlukan. Dan, untuk kebanyakan orang saat ini bepergian menggunakan transportasi umum termasuk kereta atau commuter merupakan hal yang sangat diandalkan. 

Namun, apakah menggunakan transportasi tersebut aman selama pandemi covid-19 ini?

Menurut Natasha Bhuyan, MD, seorang dokter keluarga dan direktur medis di One Medical, moda transportasi yang digunakan juga berdampak pada tingkat risiko penularan covid-19.

"Transportasi yang penuh sesak seperti kereta atau commuter dapat memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan pribadi. Beberapa perhatian yang harus dilakukan adalah dengan menggunakan masker dan menunda atau membatasi rute tertentu," katanya. 

Selain itu, ada juga tindakan pencegahan individu yang bisa dilakukan seperti: 

Memahami risiko 

Kamu akan melakukan kontak dengan banyak orang yang berpotensi menyebarkan virus. "Untuk kereta dan transportasi publik lainnya, risiko tersebut termasuk dengan interaksi pada saat pemberangkatan dan kedatangan serta dengan siapa Anda duduk berdekatan. Dengan mengetahui risiko tersebut, dapat membantu Anda untuk lebih waspada dengan kemungkinan yang akan terjadi," tutur Dr Jessie Abbate, seorang ahli biologi penyakit menular dari Virginia.

Selalu menggunakan masker

“Karena Anda tidak selalu bisa melakukan jaga jarak aman, penting sekali untuk selalu menggunakan masker dalam melindungi diri sendiri dan orang lain,” kata Bhuyan.

Masker yang efektif adalah masker yang menutupi hidung dan mulut secara keseluruhan.

embed

(Bhuyan menyarankan untuk selalu menggunakan masker dalam melindungi diri sendiri dan orang lain.  Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Cuci tangan dan hindari menyentuh berbagai permukaan 

Usahakan untuk tidak menyentuh berbagai permukaan yang ada di sekitarmu, seperti pegangan tangan, kursi, atau pintu. Bhuyan juga menambahkan usahakan agar sesering mungkin mencuci tangan dengan air dan sabun. Jika, kamu tidak mendapatkan akses terhadap air dan sabun, bisa menggunakan hand sanitizer.

Pertimbangkan untuk melakukan karantina mandiri 

Bhuyan merekomendasikan agar bepergian jika memang benar-benar diperlukan saja. Semakin banyak orang di sekitarmu, maka semakin tinggi juga risikonya.

“Anda juga bisa mempertimbangkan untuk tetap berada di rumah selama 14 hari setiap habis bepergian. Karena meskipun Anda tidak menunjukkan gejala masih tetap bisa menularkan virus kepada orang lain," anjur Bhuyan. 


(yyy)

MOST SEARCH