FAMILY

Perlukah Khawatir Jika Sakit Kepala Selama Hamil?

Raka Lestari
Selasa 08 September 2020 / 19:23

Jakarta: Mual, muntah, lemas, dan juga jerawat merupakan keluhan yang mungkin sering dirasakan oleh wanita yang sedang hamil. Akan tetapi, beberapa wanita juga melaporkan bahwa dirinya mengalami sakit kepala selama masa kehamilan. Jika hal ini terjadi, apakah perlu dikhawatirkan?

Menurut Heather Levin, MD, seorang dokter spesialis kandungan dan kedokteran janin di Northwell Health, entah itu sakit kepala yang dialami sebelum kehamilan atau baru muncul pada saat kehamilan sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter. 

“Dokter bisa membantu menentukan seberapa serius masalah tersebut. Sakit kepala selama kehamilan sebaiknya didiskusikan dengan dokter. Sakit kepala yang ringan atau sembuh sendiri biasanya tidak perlu dikhawatirkan dibandingkan sakit kepala parah dan terus-menerus,” jelas Levin. 

Dan, memang sakit kepala merupakan hal yang umum terutama pada trimester pertama kehamilan. 

“Pada umumnya, sakit kepala pada trimester pertama cenderung berupa migrain. Penyebabnya tidak terlalu jelas, tetapi kemungkinan karena berbagai faktor seperti perubahan hormon yang cepat pada awal kehamilan, mual dan dehidrasi, stres dan kurang tidur, serta perubahan pola makan, seperti penurunan asupan kafein,” kata Peter Kim, MD, seorang dokter spesialis kandungan di SCL Health Central Park OB-GYN. 

embed

(Sakit kepala yang muncul pada trimester ketiga adalah yang paling dikhawatirkan oleh dokter karena bisa menjadi tanda sesuatu yang serius. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Beberapa wanita mengalami sakit kepala lebih sering dari biasanya saat hamil. Penyebab sakit kepala tersebut, dapat berubah tergantung pada trimester. Sakit kepala yang muncul pada trimester ketiga adalah yang paling dikhawatirkan oleh dokter karena bisa menjadi tanda sesuatu yang serius.

"Sakit kepala pada trimester pertama bisa disebabkan oleh perubahan asupan kafein atau asupan makanan oral, terutama jika pasien menderita mual atau muntah yang parah. Sakit kepala pada trimester kedua seringkali bisa disebabkan oleh tekanan darah rendah. Sakit kepala pada trimester ketiga ini yang mengkhawatirkan karena bisa menjadi tanda pre-eklamsia," jelas Levin. 

Kim mengatakan sakit kepala karena pre-eklampsia mungkin terkait dengan pembengkakan di otak atau penyempitan pembuluh darah. Selain itu, dia menambahkan bahwa mengalami sakit kepala selama pra-eklamsia dapat berarti kamu berisiko mengalami komplikasi tambahan.


(yyy)

MOST SEARCH