FAMILY

Ini Manfaatnya Berpikiran Positif Selama Kehamilan

Raka Lestari
Jumat 07 Agustus 2020 / 18:58

Jakarta: Seorang wanita hamil yang  bahagia ternyata memiliki efek positif kepada bayi yang ada di dalam kandungannya. Meskipun, mungkin kamu tidak bisa melihatnya secara langsung, namun bayi bisa memberikan respons gerakan yang mungkin bisa kamu rasakan.

Dr Camille Hoffman dari Saint Joseph Hospital di Denver, Colorado, melakukan penelitian bahwa wanita hamil yang memiliki sikap positif seperti tidak terlalu cemas dan lebih gembira akan melahirkan bayi dengan tingkat kecemasan yang rendah dan kemampuan untuk mengatasi stres yang lebih baik.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Development and Psychopathology menemukan bahwa stres sebelum melahirkan dapat membentuk bayi menjadi seseorang yang lebih temperamental dan kemungkinan bayi akan lebih mudah mengalami depresi.

“Kita semua memiliki stressor dalam hidup kita, tetapi ketahanan dan kemampuan untuk mengatasi stres tersebut akan meningkat ketika kita pada saat berada dalam kandungan memiliki ibu dengan suasana hati yang lebih baik,” ujar Hoffman.

embed

(Mungkin kamu tidak bisa melihatnya secara langsung, namun bayi bisa memberikan respons gerakan yang mungkin bisa kamu rasakan. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Salah satu penilaian bagaimana seseorang mengatasi stres adalah heart-rate variability atau HRV. Menurut Harvard Health, HRV adalah pengukuran waktu antara setiap detak jantung. Hal ini dapat menunjukkan fungsi dan keseimbangan sistem saraf secara keseluruhan.

“Ketika Anda stres, detak jantung akan berdetak lebih cepat dan tidak berubah. Sedangkan, ketika Anda bisa lebih santai, detak jantung lebih fleksibel atau bervariasi,” kata Hoffman. 

Orang-orang yang melakukan meditasi atau praktik mindfulness memiliki HRV yang sangat baik. Dan, ketika seseorang yang merasa depresi sudah merasa lebih baik, biasanya juga ada perubahan dalam pembacaan HRV mereka.

Karena sistem saraf wanita yang sedang hamil memiliki ikatan yang kuat dengan bayi mereka, kebahagiaan yang dirasakan oleh mereka sangat baik untuk keduanya. Menurut March of Dimes, stres yang dirasakan terus menerus dapat meningkatkan risiko untuk melahirkan secara prematur.


(yyy)

MOST SEARCH